FKIP Unsika dan Mae Fah Luang University Jajaki Kerja Sama FUB Internasional: Dari Asistensi Mengajar BIPA hingga Kolaborasi Riset
KARAWANG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar rapat kolaborasi strategis bersama School of Liberal Arts, Mae Fah Luang University (MFU), Thailand, pada Selasa (21/4). Pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini merupakan langkah awal realisasi program FKIP Unsika Berdampak (FUB) Internasional.
Fokus utama dalam pembahasan ini adalah rencana pengiriman mahasiswa FKIP Unsika untuk mengikuti program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Teaching Assistance di Thailand. Program ini diharapkan dapat memperkuat profil lulusan mahasiswa di kancah global sekaligus mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia.
Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi dari kedua institusi, meliputi Dekan, Wakil Dekan, Tim Kerja Sama, serta para penanggung jawab program terkait. Sesi diawali dengan perkenalan hangat antar tim, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mendalam mengenai profil dan potensi program dari masing-masing universitas.
Ibu Evi Karlina Ambarwati, selaku Ketua FUB Internasional Unsika, dalam presentasinya memaparkan visi besar program FUB di level internasional. Senada dengan hal tersebut, Mrs. Atima Kaewsa-ard dari Mae Fah Luang University menyambut baik potensi integrasi program ini dengan kurikulum dan kebutuhan di School of Liberal Arts.
Selain program asistensi mengajar BIPA, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai potensi kolaborasi akademik lainnya, di antaranya:
• Visiting Lecture dan Guest Lecture (Pertukaran Dosen).
• Kolaborasi Penelitian antar dosen dan peneliti dari kedua universitas.
• Pengembangan program pertukaran budaya dan pengabdian masyarakat.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab intensif guna mematangkan teknis pelaksanaan program agar selaras dengan regulasi akademik kedua universitas. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional, tetapi juga memperkuat posisi FKIP Unsika sebagai fakultas yang berdampak secara nyata di level global.
